Sunday, June 24, 2007

kenapa?

lebih dari sejuta peluh
kucoba tanya
lebih dari beribu keluh
kucoba lalui

rumput dan semak basah
tak berkata apa-apa
bunga dan ranting kering
juga tak melakukan apa-apa

persimpangan langkah dilalui
tak menemukan apa-apa
jejak sandal dan sepatu dilewati
juga tak menunjukan apa-apa

sinar segeralah datang ...
aku lelah....

4 comments:

fani said...

ini ditulis ketika ente butuh petunjuk??

boleh tau arti dan latar belakang puisi ini??? terutama bagian jejak sandal gak menunjukkan apa2,,

Moriez <> said...

jom lebih berarti kalo tiap bait kata-kata punya banyak intrepetasi sendiri bagi pembacanya karena justru itu yang akan membuat kata-kata itu bermakna...

jadi... he3x.. silahkan intrepetesikan sendiri..

fani said...

cuman pengen tau, apa yang melatarbelakangi puisi ini,,

ada pesan yang pengen diucap di tiap baitnya, tapi disamarkan, hehe gapapa de kalo ga mau kasi tau.

lagian kalo mau kasih tau secara langsung ngapain ditulis jadi puisi, ya ga,,

pupuk organik said...

pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik